Sabtu, 25 November 2017

Dari Bahagia Hingga Patah Hati, 5 Lagu Pop Indonesia Ini Terinspirasi dari Kisah Nyata

Inspirasi memang bisa datang darimana saja, bisa dari diri sendiri maupun kisah yang dialami oleh orang lain. Tak dapat dipungkiri, bahwa lagu yang lahir dari kisah nyata terdengar lebih menyentuh dan pesannya menjadi mudah dipahami oleh para pendengarnya.


VIRALSBOOK.COM – Lagu merupakan ungkapan hati dari penulisnya. Banyak lagu yang diciptakan oleh musisi terkenal yang menyimpan berbagai kisah dibaliknya. Sehingga tidak jarang juga mempengaruhi emosi para musisi dalam membawakan lagunya. Seorang musisi dapat menciptakan karya musik yang bisa datang dari ide di mana saja dan kapan saja. Bahkan sedang patah hati pun mereka justru dapat menciptakan sebuah lagu terbaik. Semakin tertekan, galau, atau depresi sang musisi, semakin baik lagu yang ia ciptakan. Meskipun terdengar kejam, hal tersebut ada benarnya dan kita pun sebagai penikmat lagu ikut hanyut dibuatnya.


Berikut 5 lagu pop indonesia yang tercipta berdasarkan kisah nyata yang dibalut rasa bahagia, sedih bahkan mistis, yang viralsbook rangkum dari berbagai sumber resmi.


Kisah Dibalik Lagu Sephia – Sheila On 7


Tentu sahabat viralsbook sangat familiar dengan lagu Sephia yang dinyanyikan oleh grup band Sheila on 7 yang sempat booming pada tahun 2000 dengan model video clipnya Rachel Maryam. Iya kan? Lagu Sheila on 7 dalam albumnya Kisah Klasik Untuk Masa Depan ini diciptakan oleh gitarisnya yang bernama Eross Candra dari pengalaman pribadinya yang terbilang cukup mistis dan menyeramkan. Lho kok bisa?

Kisahnya, pada suatu malam saat Eross sedang memainkan gitar kesayangannya untuk menciptakan bait-bait lagu, tiba-tiba telepon rumahnya berdering. Setelah diangkat ternyata suara seorang cewek yang mengaku bernama Sephia. Tentu saja Eross menjadi sangat bingung, karena dia tidak kenal dengan si Sephia yang menelponnya. Lantas dia bertanya kepada Sephia dari mana dia tahu nomor telepon rumahnya dan dia telepon dari mana. Kemudian jawaban dari cewek yang mengaku bernama Sephia, bahwa dia tau nomor telepon rumahnya Eross dari seorang fans dan dia menelpon dari sebuah telepon umum yang ada di depan rumah si Eross.

Karena merasa penasaran, Eross lantas mengecek tempat telepon umum depan rumahnya. Dan apa yang terjadi sahabat viralsbook? Ternyata di tempat telepon umum tidak ada siapa-siapa. Dan yang lebih bikin Eross kaget, gagang telepon umum itu melayang-layang sendiri seperti sedang digunakan oleh seseorang yang sedang menelepon. Hiii seram ya?

Baca Juga : Menginspirasi! Inilah 5 Musisi Tunanetra Yang Populer dan Sukses Dalam Karirnya

Tentu saja Eross langsung ketakutan dan buru-buru menutup telepon dari Sephia. Esoknya, Eross pun langsung mencari info tentang si Sephia sang penelpon misterius. Setelah mendapatkan informasi mengenai alamat rumah Sephia, Eross pun segera mendatangi rumahnya. Betapa kagetnya dia setelah mendengarkan penuturan dari orang tua Sephia mengenai kecelakaan tragis yang menimpa anaknya. Sephia ternyata adalah fans berat Sheila on 7 yang tewas kecelakaan saat akan menonton konser Sheila. Sahabat viralsbook, Bisa ditebak kan? Siapa yang menelepon Eross?

Eross lantas di ajak ortu Sephia mengunjungi makam anaknya. Disana, Eross memanjatkan doa untuk ketenangan arwah fans berat grupnya itu. Atas peristiwa ini, Eross menciptakan lagu yang berjudul "Sephia" dengan maksud untuk memberikan penghormatan dan kenangan untuk arwah Sephia di alam sana. Di belakang gitar kesayangannya Eross menuliskan "I LOVE SEPHIA" dan selalu ditunjukkan kepada penonton disetiap akhir lagu Sephia pada tiap konser Sheila on 7.


Kisah Dibalik Lagu 11 Januari – Gigi


Pemilihan tanggal 11 Januari bukanlah tanpa makna bagi Armand Maulana, sang vokalis Gigi yang menciptakan lagu ini. Selain sebagai judul hit di album terbungsu GIGI, Arman punya kenangan mendalam pada tanggal tersebut, 11 Januari 1994. Di mana pada saat itu, untuk pertama kalinya Armand mengucapkan ijab qabul menikahi Dewi Gita.

Menurut Armand Maulana, Saat itu pernikahan mereka tidak di publish ke media karena masih terikat kontrak dan mereka sedang naik daun. Pernikahan sederhana dilangsungkan di rumah mempelai wanita dan sempat mati lampu, kebetulan ada tukang jual nasi goreng tek-tek di sekitar rumah dewi, Armand pun memanggil terus meminjam lampu petromak dan memberikannya uang 50 ribu sebagai imbalan jasa lampu petromak. Walau ada insiden kecil, namun akad tetap dilangsungkan dengan khidmat. Itu pengalaman yang unik menurut Armand, mungkin satu banding sejuta.

Selang 14 tahun setelah pernikahannya, yakni pada tahun 2008, pentolan band Gigi ini menciptakan lagu 11 Januari sebagai kado ulang tahun pernikahannya. Sang istri tentu saja terharu karena momen kebahagiaan mereka terekam dalam lagu ini. Hebatnya, lagu ini sangat diterima masyarakat dan sangat populer. Terinspirasi dari kisah pernikahan mereka terciptalah lagu 11 Januari. Sebagai wanita Dewi cukup terharu dan menangis, terbawa emosi dan mengucapkan terima kasih atas lirik lagu itu.


Kisah Dibalik Lagu Separuh Jiwaku Pergi – Anang Hermansyah


Kondisi rumah tangga yang tengah dalam masalah, berhasil memberi inspirasi bagi musisi Anang Hermansyah untuk menciptakan sebuah lagu. Single berjudul Separuh Jiwaku Pergi, merupakan gambaran kisah keluarganya bersama Krisdayanti yang dirundung persoalan. Lagu ini dirilis tepat setelah Anang dan Krisdayanti bercerai. Saat itu banyak yang terkejut dengan berita perceraian mereka.

Liriknya yang menggambarkan kepedihan dan kekecewaan akan ketidaksetiaan pasangan memunculkan spekulasi bahwa perpisahan mereka dipicu karena Krisdayanti yang mendua. Sang Diva yang asli dari Malang itu disinyalir punya hubungan special dengan seseorang dari Timor Leste. Anang Hermansyah tak bisa membendung kekecewaannya akan sikap Krisdayanti, istri yang dicerainya tiga hari sebelum Ramadan. Anang pun mencurahkan semua kekecewaan hatinya melalui kepiawaiannya menciptakan lagu.

Baca Juga : Ngeri Banget, 5 Lagu ini Dipercaya Bisa Memanggil Hantu, Salah Satunya Pasti Sering Kamu Nyanyikan

Sahabat viralsbook, menurut musisi asal Jember, Jawa Timur ini, lagu Separuh Jiwaku Pergi diselesaikan pada tengah malam, tepatnya tanggal 28 Agustus 2009 sekitar pukul 02.00 WIB. Pada keesokan harinya bersama Pongky Jikustik berhasil menyelesaikan musiknya, dan pada 30 Agustus selesai Salat Tarawih Ramadhan tahun 2009 lagu itu berhasil diselesaikan.


Kisah Dibalik Lagu Resah - Payung Teduh


Pernah dengar band Indie bernama Payung Teduh? Bagi kalian penggemar musik Indonesia pasti sudah tidak asing dengan band dengan lagu-lagu yang bikin teduh. Bukan cuma suara sang vokalis yang merdu. Tapi lirik lagunya pun sangat syahdu. Bagi penggemar Payung Teduh pasti akrab dengan lagunya yang berjudul Resah. Tapi tahukah kalian apa pesan dalam lagu tersebut? Tentu saja tak akan ada yang berpikir bahwa makna sebenarnya dari lagu tersebut adalah sebuah pesan kematian. Kok bisa?

Dikutip dari berbagai sumber, Comi Aziz Kariko, Contra Bass Payung Teduh yang juga berprofesi sebagai dosen pernah menceritakan makna di balik lagu Resah kepada para mahasiswanya. Dulu saat sedang mendaki bersama teman-teman, ada satu di antaranya menghampiri Comi dan bercerita bahwa ia sedang dirundung masalah cinta. Singkat cerita dalam perjalanan, teman tersebut tiba-tiba menghilang entah ke mana.

Setelah sekian lama mencari dan tidak menemukan hasil, Comi dkk memutuskan untuk kembali ke pos sembari menunggu temannya yang hilang. Tapi nasib baik tak kunjung datang, yang ditunggu tak kunjung pulang. Akhirnya mereka memutuskan untuk mencari lagi hingga menemukannya dalam kondisi gantung diri. Nahas, karena ia memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di sebuah pohon dan hanya menyisakan catatan puisi yang menjadi cikal bakal penulisan lirik lagu Resah.

Hingga saat ini banyak yang tidak percaya dengan kisah ini. Banyak yang mengatakan ini hanya kisah hoax yang sengaja dibuat-buat. Tapi ada juga yang masih percaya dengan makna kematian di balik lagu ini. Sahabat viralsbook, terlepas dari benar tidaknya kisah di balik lagu ini, tentu ada hikmah yang bisa kita ambil dari sini.


Kisah Dibalik Lagu Melawan Dunia – RAN dan Yura Yunita


Baca Juga : Mengharukan, Ini 5 Kisah Cinta Paling Legendaris di Indonesia yang Berakhir Tragis

Lagu Melawan Dunia milik RAN dan Yura Yunita terinspirasi dari sebuah kisah nyata tentang Adam Fabumi. Group Musik yang terdiri dari Rayi, Asta, dan Nino, mengungkapkan bahwa single keempat ini dibuat sebagai tribute bagi mereka yang berhasil menjalaninya dan sebagai penyemangat bagi mereka yang masih berusaha melaluinya. Pembuatan video klipnya pun di ambil dari Kisah perjuangan bayi Adam Fabumi untuk hidup. Kisah ini sungguh mengharukan, karena bayi ini berjuang untuk hidup melawan penyakit kelainan genetik langka.

Sejak Adam lahir pada tanggal 24 April 2017 lalu, dia sudah menderita penyakit langka yang disebut Trisomy 13 atau Patau syndrome. Dan sebelum didiagnosis memiliki Trisomy 13 pada usia satu bulan, Adam sudah didiagnosis memiliki Dandy walker syndrome (kelainan bawaan otak yang melibatkan otak kecil dan berisi cairan) saat usia janinnya lima bulan.

Lagu Melawan Dunia terinspirasi dari kekuatan cinta Ratih dan Ludi sebagai orang tua kandung dari bayi imut Adam Fabumi. Begitu menyentuh dan syarat makna. Sebagai bayi istimewa, tentunya Adam menjadi anugerah terindah bagi Ratih dan Ludi. Kedua orang tua Adam kerap mengunggah foto buah hati kecilnya melalui akun @adamfabumi. Tidak semua orang bisa berada dalam posisi Ratih dan Ludi, kekuatan cinta mereka diuji saat cobaan datang. Ratih dan Ludi ingin mematahkan pendapat orang tentang trisomy 13 dan ingin melawan dunia. Walaupun pada akhirnya bayi lucu berusia 7 bulan ini meninggal dunia pada tanggal 22 November 2017.

***

Sahabat viralsbook, itulah 5 lagu Indonesia yang terinspirasi dari kisah-kisah nyata. Diantara 5 lagu ini, mana yang kamu favoritkan? (www.viralsbook.com)

comments