Sabtu, 02 Desember 2017

Mengerikan! 7 Aksi Sulap Gagal Total Yang Berakhir Dengan Kematian Tragis

Mengerikan! 7 Aksi Sulap Gagal Total Yang Berakhir Dengan Kematian Tragis

VIRALSBOOK.COM - Gagalnya aksi Demian Aditya yang menegangkan di Acara SCTV Award 2017 yang memakan korban, menambah deretan pesulap yang gagal beraksi hingga berakibat fatal.

Dalam aksi ini, Edison Wardhana yang berperan sebagai stuntman Demian Aditya dikabarkan jatuh di atas besi-besi tajam saat dirinya masih berada di dalam peti. Mengerikan.

Pesulap, ilusionis, mathemagic, mentalis, bizarre, tricks, ahli meloloskan diri, atau apapun nama aliran sulapnya, mampu menghipnotis dan pandai memonopoli pertunjukkan menjadi sesuatu menarik.

Terkadang kita pun sering bertanya apakah aksi berbahaya mereka benar-benar murni keahlian, bermodal nekat ataukah ada campur tangan sihir, ghaib dan sejenisnya. Sebab bukan tidak mungkin jika nyawa mereka sendiri yang akan jadi taruhannya.

Bahaya ini dapat berakibat fatal dan sangat mengerikan, baik bagi mereka yang masih amatir, maupun pesulap profesional yang sudah berlatih dan berpengalaman selama bertahun-tahun.

Kasus sulap gagal berujung kematian ini adalah peringatan bagi siapa saja untuk tidak melakukan hal ceroboh dengan melakukan atraksi berbahaya, apapun alasannya. Jika tidak terlatih dan tahu resikonya akan berakibat sangat fatal.

Berikut kami sajikan 7 Aksi Sulap Gagal Total Yang Berakhir Dengan Kematian Tragis, yang pernah tercatat dalam sejarah dunia sulap menyulap versi viralsbook.


1. Joseph Burrus

(foto/bizzarepedia)

Dikubur hidup-hidup adalah trik sulap tersulit yang pernah dilakukan oleh para pesulap. Tapi, Joseph Burrus tetap ingin melakukannya karena terinspirasi oleh pesulap Harry Houdini. Sebab impian seumur hidup Joseph ‘Amazing Joe’ Burrus adalah menjadi lebih terkenal ketimbang idolanya, Harry Houdini.

Pada tanggal 30 Oktober 1992, dalam acara peringatan kematian Houdini, ia mencoba untuk melakukan trik yang gagal dipecahkan oleh Houdini, yakni dikubur hidup-hidup.

Tepat pada malam Halloween, ‘Amazing Joe’ kemudian memborgol tangannya, dan mengunci diri dalam sebuah peti mati. Joe alias Joseph kemudian dikubur sedalam dua meter lalu ditimpa dengan lapisan lumpur dan semen seberat tujuh ton, atau setara dengan seekor gajah Afrika dewasa.

Siapapun tahu, Joe harusnya mempersiapkan trik khusus supaya keluar dari kuburan tersebut hidup-hidup. Pada saat semen dituangkan ke atas peti mati berisi Joe, seorang reporter yang mewartakan acara tersebut memperingatkan bahwa semen akan lebih cepat kering ketika berada di bawah tanah.

Jadi, kalaupun Joe tidak hancur lebur ditimpa semen tersebut, ia akan kesulitan untuk keluar melawan lapisan lumpur dan semen yang semakin mengeras, ditambah lagi tidak ada udara yang masuk.

Namun, sebelum lapisan tersebut mengering, lumpur dan semen yang menindih Joe lebih dahulu menghancurkan tubuhnya sebelum ia dapat meloloskan diri dari peti mati tersebut. Benar-benar miris!


2. Vivian Hensley

(foto/topratedviral)

Seorang dokter gigi berusia 43 tahun di Brisbane, Australia, tewas mengenaskan karena sesuatu yang bertentangan dengan profesinya, yakni nekat menelan benda asing ke dalam mulutnya.

Dr. Hensley saat itu melakukan atraksi ciptaannya sendiri yang ia beri nama ‘Menelan pisau cukur berkarat’. Ia melakukan trik tersebut dengan cara menelan pisau cukur ke dalam mulutnya, namun sebenarnya pisau tersebut dikantongi ke dalam jaketnya.

Akan tetapi pada tanggal 6 Juli 1938, sebuah kecelakaan maut terjadi. Vivian Hensley secara tidak sengaja menjatuhkan pisau cukur tersebut ke dalam tenggorokannya.

Istrinya dengan cepat memberinya bola kapas karena pendarahan di tenggorokannya tak berhenti juga sembari ia membawanya ke rumah sakit.

Meski sudah melewati rontgen sinar X dan menjalani dua kali operasi, para dokter gagal menemukan pisau tersebut. Vivian dinyatakan meninggal dunia 4 hari kemudian.


3. Madame DeLinsky

 (foto/yukepo)

Madame DeLinsky merupakan seorang pesulap yang melakukan aksi berbahaya pada tahun 1820 silam. Ia berniat menyuguhkan aksi menangkap peluru yang ditembakkan oleh asistennya.

Dalam Salah satu adegan berbahayanya, sang pesulap akan memberikan Ilusi bahwa mereka berhasil menangkap peluru yang melaju cepat dan sengaja ditembakkan ke arahnya. Biasanya aksi menangkap peluru ini bisa dengan menggunakan tangan ataupun mulut

Sebanyak 6 asisten bertugas untuk menembak Madame DeLinsky di hadapan banyak penonton. Sebelumnya, ia telah memerintahkan mereka untuk menembaknya menggunakan peluru kosong.

Sebenarnya para asistennya ini sudah berakting terlebih dahulu dengan memakai peluru hampa (mesiu tanpa anak peluru) yang sudah pasti aman seperti dipakai dalam latihan militer.

Sayangnya, seorang asisten diketahui tak melakukan hal yang diminta Madame Delinsky. Alhasil, peluru asisten itu tepat mengenai perut Madame Delinsky. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, ia dinyatakan tewas 2 hari kemudian.

Sampai kini kematian pesulap Madame DeLinsky masih menyisakan teka-teki, apakah peluru itu disabotase oleh orang yang berniat membunuhnya ataukah asisten ini memang tak sengaja mengambil peluru yang salah.

Tercatat dalam sejarah, Aksi ini paling banyak menyumbang kasus kematian dalam sulap, dilaporkan lebih dari 18 orang tewas karena melakukan trik berbahaya ini. Penyebabnya bukan karena nekat, tapi karena ketidaksengajaan dari para asistennya.


4. Charles Rowen


(foto/soha)

Charles Rowen adalah seorang pesulap dan ahli meloloskan diri Afrika Selatan yang dikenal dengan sebutan ‘Karr the Magician’ atau ‘Karr Mysterious’.

Adegan trik sulap yang menjadi andalannya adalah meloloskan diri dari ikatan jaket dan melompat ke tumpukan pecahan kaca layaknya pemain debus Banten.

Tahun 1930, Karr saat itu sedang melakukan atraksi di Springfontein, Orange Free State, Afrika Selatan. Ia mencoba melakukan aksi berbahaya dengan cara mengikat diri di dalam sebuah jaket sementara seorang sopir menyetir mobil tepat ke arahnya.

Mobil tersebut melaju dari jarak 180 meter dengan kecepatan 72 kilometer per jam. Jika dihitung, Karr membutuhkan waktu hanya 10-15 detik untuk meloloskan diri dari ikatan jaket tersebut dan menghindari tabrakan mobil.

Namun ia terlambat. Karr tidak bisa meloloskan diri tepat waktu sehingga tertabrak oleh mobil dan mengakibatkan kakinya hancur.

Kejadian ini berlangsung di depan banyak orang, termasuk anak-anak. Sebelum ia meninggal, Karr membebaskan sopir tersebut dari segala tuduhan dan menjamin kesalahan ini murni dari dirinya.


5. Janaka Basnayake

(foto/parhlo)

 Rekor bertahan di dalam kuburan hidup-hidup adalah salah satu aksi sulap yang banyak mengundang resiko kematian karena sebenarnya tidak dapat dilakukan oleh manusia manapun tanpa trik atau bantuan teknologi canggih.

Namun pria 24 tahun dari Sri Lanka bernama Janaka Basnayake nekat untuk mencoba memecahkan rekor yang tidak masuk dalam daftar Guinness World of Record karena dianggap terlalu berbahaya.

Perlu diingat, pada saat pesulap profesional melakukan aksi ini, mereka sebenarnya tidak benar-benar dikubur dan meloloskan diri sesaat setelah dikubur. Hanya David Blaine-lah yang pernah melakukan aksi ini murni selama 6 hari lamanya. Itupun tetap didampingi dengan tim ahli dan para asistennya.

Namun Basnayake bukanlah pesulap profesional sama sekali. Pada 5 Maret 2012, ia menyuruh keluarganya untuk menguburnya di dalam sebuah lubang sedalam 3 meter lalu ditutup dengan tanah dan ranting pohon.

Ia dikubur selama 7,5 jam lamanya sebelum diangkat kembali. Keluarganya lalu menyadari Basnayake tidak bernafas, dan seperti tidak ada tanda-tanda kehidupan saat mereka mencoba memanggil namanya.

Setibanya di rumah sakit, Janaka pun dinyatakan meninggal. Diduga penyebab kematian Janaka dalam “aksi sulap gagal” tersebut karena kehabisan oksigen, sebab selang udara yang dipakai dalam triknya tak sengaja tertekuk oleh timbunan tanah.


6. Jeff Rayburn Hooper

(foto/ciekawe)

Jeff Hooper adalah pesulap muda yang masih berusia 23 tahun saat ia meregang nyawa. Tanggal 7 Juli 1984, menjadi hari paling apes bagi Jeff Rayburn Hooper.

Saat itu, Jeff memutuskan untuk latihan terlebih dahulu sebelum menampilkan triknya di depan publik. Sebuah trik meloloskan diri yang ia rencanakan untuk mengisi acara pada Konferensi Alkitab Danau Winona.

Trik ini adalah dengan membelenggu dirinya di sebuah kotak berisi air dan harus lolos dari ikatan dan menenggelamkan diri di danau. Sayangnya, Hooper gagal beraksi pada acara tersebut.

Pada saat berlatih gladi resik, Hooper memborgol tangannya sendiri dan melompat ke Danau Winona, dekat Fort Wayne, Indiana. Lalu ia berenang sejauh 60 meter dari pinggir danau. Hooper memang berhasil membebaskan dirinya dari ikatan tangan tersebut. Ia kemudian muncul di permukaan air dan berteriak ke arah asistennya untuk meminta pertolongan.

Namun karena angin yang bertiup kencang, Hooper kesulitan berenang kembali ke tepi danau. Tiupan angin juga membuat tim penyelamat kesulitan untuk mencarinya. Hooper ditemukan tak sadarkan diri alias tewas setelah tenggelam di air sedalam 1,6 meter. Benar-benar tragis.


7. William Elsworth Robinson


 (foto/idrusco)

William Robinson Elsworth, atau dikenal sebagai Chung Ling Soo, adalah seorang pesulap Amerika yang mengadopsi persona sebagai seorang pesulap Cina yang tidak pernah terbongkar.

Alasan William Robinson memilih nama Chung Ling Soo sebagai nama panggung adalah karena di setiap pertunjukannya ia selalu mengenakan pakaian khas tirai bambu dalam setiap aksinya.

Dia tidak pernah berbicara bahasa Inggris di atas panggung, dan ketika berbicara dengan wartawan, ia selalu menggunakan penerjemah. Pada saat kematiannya, ia menjadi pesulap dengan kematian paling terkenal di dunia.


Tragedi naas tersebut terjadi di Wood Green Empire di London pada tanggal 23 Maret 1918. Chung Ling Soo sedang melakukan trik menangkap peluru versinya sendiri.

Sayangnya, ia tidak teliti karena ternyata dalam pistol tersebut belum "dibersihkan". Hal ini menyebabkan penumpukan mesiu di dalamnya, yang cukup untuk meluncurkan peluru ke dada Chung Ling Soo.

Ia dan asistennya tidak menyadari bahwa pistol yang mereka gunakan di dalamnya terdapat sisa-sisa bubuk mesiu yang cukup untuk melukai seseorang.

Saat kejadian itu menimpanya, ia berkata "Oh Tuhan, turunkan tirai itu. Sesuatu telah terjadi". Dia meninggal satu hari berikutnya di rumah sakit. Nama pesulap ini semakin terkenal saat dia muncul sebagai karakter dalam film The Prestige.

***

Itulah 7 aksi sulap gagal total yang berakhir tragis dengan kematian versi viralsbook, adegan maut mereka ini pun tercatat dalam sejarah dunia sulap menyulap.

Meski profesi pesulap memiliki risiko yang besar, namun tidak dapat dipungkiri, atraksi mereka adalah salah satu penghibur masyarakat yang paling digemari sepanjang zaman dan patut untuk diberikan penghargaan. (vb_01)

comments