Selasa, 05 Desember 2017

10 Buah Ini Masuk Daftar Buah Paling Berbahaya di Dunia, Catat Dan Jangan Disantap!

Manfaat buah untuk tubuh sangat banyak dan beragam. Tapi tidak untuk 10 buah berikut ini. Ingat! 10 buah ini masuk daftar buah paling berbahaya di dunia, Catat Dan Jangan Disantap!


VIRALSBOOK.COM - Buah-buah umumnya merupakan salah satu kebutuhan manusia agar dapat hidup sehat. Manfaatnya untuk tubuh sangat banyak dan beragam. Memiliki rasa segar yang manis dan terkadang sedikit ada rasa asam menggigit. Dikenal memiliki kandungan vitamin dan serat yang tinggi.

Namun ada saja beberapa jenis buah yang justru mengancam bahaya. Siapa sangka beberapa buah yang tampak menarik justru masuk dalam kelompok buah paling berbahaya di dunia. Catat jenis buahnya dan jangan disantap!

Karena termasuk produk alami, buah mengandung zat yang terkadang bisa menjadi racun saat masuk ke tubuh manusia. Efeknya tak tanggung-tanggung, bukan hanya menyebabkan diare karena beberapa buah juga bisa mengundang kematian.

Dilansir dari Mashed, berikut beberapa jenis buah yang mengandung zat berbahaya yang dalam kondisi tertentu bisa menjadi sumber racun berbahaya. Buah apa saja itu? Yuk simak ulasannya dalam 10 Daftar Buah Paling Berbahaya di Dunia.


1. Belimbing

(foto/istimewa)


Buah belimbing dikenal sebagai buah yang tinggi kandungan nutrisi. Buah berbentuk bintang ini memiliki kandungan serat yang tinggi, kaya vitamin C serta rendah kalori. Namun disamping tingginya nutrisi ini, belimbing juga jadi salah satu buah mematikan.

Konsumsi belimbing pada orang yang memiliki masalah pada ginjalnya sama dengan bunuh diri. Mengapa?

Buah ini memicu datangnya masalah ginjal jika dikonsumsi dalam jumlah yang sangat banyak. Efek kronisnya, buah ini menyebabkan kerusakan ginjal, kejang bahkan kematian. Jadi jika Anda memiliki masalah pada ginjal sebaiknya konsultasikan terlebih dulu pada dokter Anda sebelum makan belimbing.


2. Buah Ackee

(foto/istimewa)


Buah yang satu ini populer di Jamaika dan bahkan dianggap sebagai buah nasional. Namun sebelum menyantapnya, Anda perlu berhati-hati.

Jika dikonsumsi dengan cara yang salah maka buah ini bisa jadi pemicu utama munculnya penyakit Jamaican Vomiting Sickness atau penyakit muntah Jamaika, menyebabkan koma hipoglikemia bahkan hingga kematian.

Buah ini mengandung racun yang dikenal dengan sebutan hypoglycin.


3. Elderberry

(foto/istimewa)


Sebagian besar tanaman elderberry mengandung racun glikosida yang menjadi awal terbentuknya sianida. Racun ini berada di bagian akar, batang, daun dan biji. Jika dikonsumsi maka gejala yang muncul adalah muntah, diare, koma bahkan kematian.

Buah ini biasa diolah menjadi sirup, selai campuran pie dan lainnya. Tentunya hasil olahan buah ini aman dikonsumsi setelah melewati proses pemasakan.


4. Biji Aprikot

(foto/istimewa)


Jika membeli aprikot segar pasti Anda akan menemukan bagian biji dari buah ini. Cobalah ditelisik lagi, ada biji kecil di dalam buah ini. Biji ini bukan sembarang biji karena mengandung racun yang berbahaya.

Namun beberapa orang percaya bagian biji ini juga mengandung zat yang bisa mengobati kanker. Zat yang terkandung di dalamnya adalah laetril yang jika termakan akan berubah menjadi sianida di dalam tubuh.

Orang yang keracunan zat ini bisa menyebabkan gugup, insomnia, tekanan darah rendah hingga kematian. Sempat dijadikan obat, saat ini zat laetril dianggap produk ilegal di Amerika Serikat. Bahkan Otoritas Keamanan Pangan Eropa juga melarang keras peredaran benih aprikot.


5. European spindle

(foto/istimewa)


Buah ini banyak tumbuh secara liar di taman, hutan hingga sepanjang pinggir jalan di Eropa. Pada musim gugur tanaman ini berbuah seperti bunga merah muda yang saat sudah matang akan mengeluarkan biji berwarna oranye. Buah ini tampak menarik namun beracun.

Buah kecil ini mengandung glikosida yang jika dikonsumsi bisa menyebabkan muntah, pusing, halusinasi, gagal ginjal hingga berujung pada kematian.

Gejala ini bisa timbul dalam jangka waktu 12 hingga 18 jam setelah dikonsumsi. Tapi sebenarnya minyak buah ini cukup bermanfaat untuk mengusir parasit dan kutu.


6. Kluwek

(foto/istimewa)

Tanaman ini berasal dari Asia Tenggara dan di Indonesia sering dijadikan bumbu masak tradisional. Kluwek termasuk jenis buah yang mengandung asam hidrosianat yang jika tidak digunakan dengan baik maka akan menyebabkan keracunan.

Racun dalam kluwek bisa menyebabkan kantuk, delirium hingga kematian. Namun jika tahu cara menggunakannya maka kluwek bisa jadi bumbu yang menghasilkan rasa khas.

Di Filipina, kluwek banyak dimanfaatkan sebagai obat pengusir parasit, mengobati bisul bahkan dijadikan minyak untuk memasak.


7. Yew Berries

(foto/istimewa)


Tanaman ini termasuk yang cukup populer di banyak belahan negara karena mudah ditanam dan terlihat bagus.

Tanaman ini memiliki buah berwarna merah yang persis seperti jenis buah berry. Meskipun tampak cantik, buah ini mengandung racun yang mematikan jika dikonsumsi.

Nama racun yang terdapat dalam buah ini adalah taxin yang sebenarnya jika diolah lebih lanjut bisa menjadi obat kanker payudara. Beberapa hewan seperti burung memiliki sistem canggih dalam tubuhnya yang bisa memisahkan racun, namun tidak pada manusia.



8. Rhubarb

(foto/istimewa)

Jenis racun yang terkandung dalam rhubarb dikenal dengan istilah glikosida dan oksalat. Jika tidak diolah dengan baik dan benar maka zat ini bisa menyebabkan efek rasa terbakar pada lidah maupun tenggorokan. Efek sakit pada perut, masalah ginjal hingga koma menjadi risiko yang mutlak. Bahkan jika dikonsumsi dalam jumlah banyak bisa menyebabkan kematian.

Meski begitu, rhubarb sebenarnya bisa dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Rasa khasnya kompleks mulai manis hingga asam.


9. Asparagus berry

(foto/istimewa)


Tanaman asparagus memang lezat saat dimasak menjadi sup atau olahan masakan lain namun jangan coba-coba mengolah bagian buahnya.

Buah berry berwarna merah ini mengandung racun yang menyebabkan sakit perut saat dikonsumsi. Selain itu, jika buah ini terkena kulit maka akan menyebabkan iritasi.

Selain buahnya, bagian tunas muda pada asparagus juga tidak boleh dikonsumsi secara mentah. Jadi pastikan Anda menyantap asparagus yang sudah dimasak.


10. Kacang Mete

(foto/istimewa)


Secara harfiah, kacang mete sesungguhnya bukanlah jenis kacang karena ia tumbuh di bagian buah jambu mete. Kacang mete sama sekali tidak boleh dikonsumsi dalam keadaan mentah karena seluruh bagiannya dikelilingi racun.

Buah jambu mete yang berasal dari Brazil ini menghasilkan bagian kacang yang lezat. Kacang ini aman dikonsumsi setelah melewati proses pemasakan. (vb_05)

***

Semoga bermanfaat

comments