Selasa, 05 Desember 2017

Kisah Sedih Dibalik Cerita Bocah 5 Tahun Asal Jepang Yang Telah Mandiri Sejak Ditinggal Ibunya

Kisah Sedih Dibalik Cerita Bocah 5 Tahun Asal Jepang Yang Telah Mandiri Sejak Ditinggal Ibunya

VIRALSBOOK.COM - Kisah haru ini menggambarkan betapa sangat jauh perbedaan yang dirasakan oleh bocah ini jika dibandingkan dengan kehidupan anak-anak pada umumnya.

Kehidupan anak-anak yang biasanya identik dengan penuh canda tawa dan bermain, namun hal ini berbeda dengan bocah 5 tahun ini, yang sudah melakukan pekerjaan rumah tangga selayaknya seorang ibu.

(foto/viral4real)


Perkenalkan namanya Hana Yasutake.

Di usianya yang masih 5 tahun, Hana seharusnya bermain bersama teman-temannya. Namun ia malah melakukan pekerjaan rumah tangga yang biasanya dilakukan orang dewasa.

Hana Yasutake (foto/viral4real)


Dilansir dari viral4real, ibu Hana, Chie, tengah sekarat karena terkena penyakit kanker payudara. Oleh karena itu, sebelum dia meninggalkan dunia ini, Chie ingin anak perempuannya belajar melakukan berbagai hal untuk bisa bertahan hidup tanpa dirinya.

Chie dan bayinya, Hana (foto/viral4real)


Chie mengajari Hana memasak, cara memegang pisau, dan membersihkan rumah. Jika Hana berhasil melakukannya, sebagai hadiah, Chie memberikan sebuah celemek kepada Hana.

"Hana, belajar memasak merupakan hal penting dalam hidupmu. Aku akan mengajarimu bagaimana memegang pisau dan melakukan pekerjaan rumah. Pendidikanmu tidak akan lengkap tanpa mengetahui kemampuan bertahan hidup. Asalkan kamu hidup sehat dan mandiri, kamu akan bertahan di mana pun," tulis Chie dalam blognya, seperti diwartakan Viral4real yang dilansir viralsbook, Selasa (5/12/2017).

Hana dengan rutinitasnya (foto/viral4real)


Menurut Chie, pendidikan memang penting untuk masa depan Hana. Tapi bagaimanapun juga dirinya pasti akan wafat terlebih dahulu. Untuk itulah dia mengajari dasar-dasar bertahan hidup, seperti memasak dan melakukan pekerjaan rumah, agar ia meninggal tanpa penyesalan.

Pada tahun 2008, Chie meninggal dunia. Dia meninggalkan Hana, yang masih berusia 5 tahun, dan suaminya, Shingo.

Kini, setelah beberapa tahun kepergian ibunya, Hana semakin mengasah kemampuannya. Ia juga tetap melanjutkan sekolahnya dan ikut kursus piano.

Namun begitu pulang ke rumah sepulang sekolah, Hana langsung mencuci pakaian, melipat baju, membersihkan bak mandi dan rumah, serta terakhir memasak makan malam untuk ayahnya. Ia telah menjadi seorang gadis kecil yang mandiri berkat ibunya.

Hana juga menulis surat berjudul “To Mama”.

Isi surat hana untuk mendiang ibunya: “Aku ingin mengatakan sesuatu kepada Mama. Aku bisa membuat bento (nasi kotak) sekarang. Apakah mama terkejut? Aku juga tidak menangis lagi. Aku akan melakukan yang terbaik.

Hana dan Ayahnya (foto/viral4real)

Cerita Hana menginspirasi sang ayah untuk menuliskan ceritanya. Ayahnya membuat sebuah buku berjudul “Hana-chan No Misoshiru” atau Sup Miso Hana.

Buku yang dibuat Shingo ternyata sempat menjadi best seller di Jepang dan bahkan diadaptasi menjadi film dengan judul yang sama.

Film itu dirilis pada tanggal 30 Agustus 2014 silam. (vb_01)


comments