Jumat, 29 Desember 2017

10 Orang Dengan Nama Unik di Indonesia, dari 'Tuhan', 'Nabi' hingga 'Pintu Pemberitahuan'

Apalah arti sebuah nama. Apabila kamu memberi nama lain untuk bunga mawar, dia akan tetap berbau harum," demikian kata William Shakespeare. Ada benarnya.



VIRALSBOOK.COM - Bagi sebagian masyarakat Indonesia, nama masih dipercaya merupakan bagian doa dari orangtua terhadap anak-anaknya. Oleh karena itu, nama yang diberikan biasanya berarti baik dan indah, walaupun terkadang pada akhirnya akan menjadi beban tersendiri bagi mereka yang menyandang nama tersebut.

Di antara itu, ada pula orang-orang dengan nama yang unik dan kadang menggelikan. Namun, tetap dengan arti yang baik dan indah.

Gak percaya? Berikut 10 dari sekian banyak nama unik dari seantero Nusantara yang viralsbook rangkum dari berbagai sumber.

1. Tuhan

Adalah tukang kayu asal Dusun Krajan, Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Banyuwangi, yang mendadak tersohor karena namanya. Foto KTP-nya mendadak viral. Ayah dua anak itu mengaku tidak mengetahui alasan bapak dan ibunya memberikan nama Tuhan kepada dirinya.

Walaupun terdengar sedikit aneh, ia mengaku bahwa selama ini dirinya tidak merasa aneh dengan nama yang disandangnya. Terkadang di kesehariannya, banyak yang tanya lagi nama sebenarnya, karena kurang percaya namanya "Tuhan". Biasanya ia memperlihatkan KTP-nya untuk membuktikan bahwa namanya benar-benar "Tuhan".

2. Saiton

Sahabat viralsbook, setelah pria pertama bernama Tuhan, kini giliran pria selanjutnya bernama Saiton yang menghebohkan dunia maya. Saiton merupakan warga Lebong Siarang, Sukajaya, Palembang, Sumatera Selatan.

Saiton mengaku bahwa dirinya menyadari nama yang diberikan oleh orangtuanya menimbulkan persepsi sosok yang menyeramkan dan jahat di pikiran orang lain. Tapi ia selalu menepisnya dengan sedikit bercanda, Nama boleh seram, tetapi sifat janganlah seperti itu. Berdasarkan data di kartu pengenalnya, Saiton sehari-hari bekerja sebagai Guru. Pak Guru Saiton ya?

3. Nabi

Ada Tuhan di Banyuwangi dan Saiton di Palembang, kini hadir yang ketiga di Jawa Timur. Seorang pria berusia 67 tahun dengan nama "Nabi" yang tinggal di Dusun Timur, Desa Bulangan Timur, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, bersama istri dan dua anaknya.

Ia menceritakan asal-usul namanya menjadi Nabi yang kini disandangnya merupakan nama pemberian langsung dari mendiang ayahnya saat ia dilahirkan pada 1 Maret 1948 silam. Ia pun mengaku bangga dengan nama pemberian ayahnya ini.

Dia menambahkan, meski menyandang nama Nabi, para tetangganya tak menganggapnya aneh, dan sebaliknya menganggap nama itu sebagai nama biasa. Sehari-hari, para tetangga menyapa pria ini dengan sebutan Gutteh Nabi yang berarti "Paman Nabi".

4. Andy Go To School

Di Magelang, Jawa Tengah, "Andy Go To School" adalah nama seorang anggota Polres Magelang Kota. Dia akrab disapa Goto. Andy mengaku, awalnya dia biasa saja dengan nama pemberian orangtuanya, Bulkin dan Nakimah, asal Dusun Kedung Rengit RT 01 RW 04, Desa Tegalarum, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Goto baru mengerti arti namanya itu ketika dirinya duduk di bangku SMP dan mulai mengerti bahasa Inggris. Menurut ayahnya, kata Goto, nama panggilan Andy Go To School, diberikan agar dirinya rajin sekolah, tidak seperti kakaknya yang suka membolos.

Rupanya, tak hanya Andy, ayahnya, Bullking (69), juga memberi nama yang unik untuk anak-anaknya yang lain, mulai dari August Dedy My House (40), Happy New Year (37), Rudy A Good Boy (29), Friday Back To School (6), hingga Effendy My School (13 bulan). Benar-benar unik.

5. Pintu Pemberitahuan

Selanjutnya, Remaja berusia 18 tahun asal Bantul, Yogyakarta yang memiliki nama unik sehingga viral dan heboh di media sosial. Namanya "Pintu Pemberitahuan". Wah, jangan-jangan adiknya diberi nama "Jendela".

Dengan nama yang cukup unik ini, Pintu mengaku kerap mengalami berbagai pengalaman lucu. Namun, ia mengaku telah terbiasa menonton ekspresi orang yang kaget saat pertama mengenal namanya.

Kendati demikian, Pintu tak merasa terganggu. Ia tetap meyakini bahwa namanya memang tanda keberuntungan keluarganya seperti harapan ibunya yang mengungkapkan bahwa nama anaknya ini lekat dengan sejarah perjalanan keluarganya.

Menurut ibunya, Nama Pintu Pemberitahuan diambil dari sebuah judul lukisan karya ayahnya yang laris terjual 20 juta. Pameran tunggal saat itu digelar untuk dapat bertahan hidup di kondisi yang tak menentu kala krisis melanda indonesia di tahun 1997. Lukisan ini menjadi hoki dan imbasnya sebanyak 22 lukisan lainnya laku terjual setelah lukisan Pintu Pemberitahuan dibeli, dengan total keuntungan Rp 400 juta.

6. Y

Ya, namanya hanya Y. Nama yang cukup simple dan unik. Y mengaku, nama itu diberikan oleh ayahnya. Asal-muasal pemberian nama tersebut dimulai ketika ayah dan ibunya berangkat ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Yogyakarta. Saat ditanya untuk mengisi akte kelahiran, sang ayah langsung menyebut nama Y.

Remaja kelahiran 7 Desember 1997 ini mengungkapkan, saat duduk di Sekolah Dasar, banyak temannya yang mengejek namanya karena hanya satu huruf. Y lantas bertanya mengenai alasan penamaan satu huruf ini kepada ayahnya. Sang ayah menjawab simple, diberi nama ini biar irit karena lahir di tahun 1997 yang saat itu lagi krisis moneter. Ada ada saja.

Putri kedua pasangan Slamet Sugiono dan Parjiem ini mengaku, setelah mengetahui alasan pemberian nama Y, dia pun bisa menerima dan malah bangga. Sebab, namanya berbeda dengan orang pada umumnya.

7. Slamet Hari Natal

Lahir bertepatan dengan perayaan Hari Natal, seorang pria di Jalan Sangadi, RT 24 RW 8, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, diberi nama Slamet Hari Natal.

Karena namanya yang tidak umum itu, Slamet yang biasa dipanggil Slamet Yesus itu sering merasa kesulitan saat mengurus administrasi. Kadang, kata dia, urusannya itu menjadi lama karena semua petugas ingin tahu namanya yang tertera di KTP.

Slamet Hari Natal lahir pada 25 Desember 1962. Karena bertepatan dengan perayaan Hari Natal, melalui saran seorang bidan, orangtuanya lalu memberi nama Slamet Hari Natal kepada anaknya.

8. Halimah Rus Tsunami

Perempuan yang kerap disapa Ami ini lahir sehari menjelang tsunami. Lalu nama diberikan lima hari setelah tragedi itu.

Halimah berarti anak cerdas, sedangkan Rus merupakan nama panggilan bidan yang membantu persalinannya.

Menurut ibunya, melalui nama itu, ia ingin Ami, panggilan Halimah Rus Tsunami menjadi anak pintar, berguna untuk orang lain, dan selalu mengingat kebesaran Tuhan. Bencana tsunami adalah bukti kebesaran Tuhan.

Ami tidak mempermasalahkan namanya, karena setelah menonton VCD tentang tsunami, dia paham namanya terkait peristiwa besar sehingga dia layak bangga.

9. Tahanan PBB
Bocah ini menjadi viral sebab memiliki nama yang cukup unik dan sedikit menggelitik. Pasalnya, nama yang diberikan orangtuanya dianggap tak lazim bagi masyarakat indonesia yakni Tahanan PBB. Anehnya, adiknya diberi nama Tahanan PBB 2. Benar-benar bikin geleng-geleng kepala.

Menurut orang tuanya, Nama itu diberikan oleh sang ibu yang mengaku jengkel terhadap Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Saat itu, PBB, UNHCR dan IOM menolak permintaan suaka mereka, lantas menjadikan mereka tahanan.

Ia mengisahkan bahwa mereka sekeluarga lari dari Afganistan karena perang. Menumpang perahu yang sering diterpa ombak keras, secara beruntung selamat, tiba di Indonesia dan pada akhirnya dibawa ke Manado.

Tahanan PBB lahir pada 31 Agustus 2003 dari pasangan Mohammad Yaqub dan Akilah. Keduanya asal Afganistan yang kini menghuni Rumah Detensi Imigran (Rudenim) Manado. Tahanan yang sudah sangat fasih berbahasa Indonesia dialek Manado itu kini bersekolah di SMP Negeri 2 Manado dan duduk di kelas 2.

10. Alhamdulillah Lanang Anakku

Nama unik yang terakhir adalah nama siswa kelas VI SDN 6 Rangkah 6 Surabaya ini. Elak, demikian anak laki-laki berusia 13 tahun itu biasa dipanggil anggota keluarga dan teman-temannya. Alhamdulillah Lanang Anakku tinggal bersama orang tuanya di jalan Kapas Gading Madya III Surabaya.

Dalam bahasa Jawa, nama Elak mengandung arti, Alhamdulillah anakku laki-laki. Menurut ayahnya, hanya guru agama di sekolah anaknya saja yang memanggil dengan nama "Alhamdulillah". Lantas Guru agamanya mengungkapkan kalau nama itu bagus, karena mengandung doa.

Justru ayahnya meyakini, rezekinya terus mengalir setelah kelahiran Elak. Usahanya di bidang seni terus berkembang, hingga dia memiliki rumah yang saat ini ditempatinya bersama isteri dan tiga anaknya.

Karena nama putranya yang unik itu, keluarga ini lebih dikenal di rumah sakit daerah Soewandhi di Surabaya, tempat Elak dilahirkan 13 tahun lalu. Banyak dokter dan perawat yang menanyakan bagaiman kabar si Elak, saat dirinya mengantar isterinya melahirkan dua anaknya yang lain.

***

Bagaimana menurut kalian Sahabat viralsbook? Manakah nama yang paling unik menurut kalian. (vb)



Disadur dari berbagai media nasional:
region.kompas.com, tribunnews.com, detik.com, kumparan.com