Kamis, 30 November 2017

Menguak Misteri Lukisan 'The Crying Boy' Yang Diklaim Sebagai Lukisan Kutukan

Selama ini banyak orang yang percaya bahwa lukisan bisa 'ditinggali' oleh makhluk halus atau bisa memberikan kutukan pada pemiliknya. Seperti Lukisan “The Crying Boy" yang dianggap sebagai penyebab kebakaran dan membawa petaka. Benarkah lukisan ini memang membawa kutukan?


VIRALSBOOK.COM – Legenda mengenai kutukan pada lukisan “The Crying Boy” ini dimulai pada tahun 1988, ketika sebuah rumah milik pasangan Ron dan May Hall meledak dan terbakar di Rotherham, Inggris. Pemadam kebakaran menemukan lukisan tersebut di dalam rumah. Anehnya, meski semua isi rumah terbakar dan hancur, lukisan tersebut tidak rusak sedikit pun. Kebakaran yang menimpa keluarga ini lantas diklaim merupakan sebuah kutukan yang berasal dari lukisan yang menggantung di dinding ruangan.

Sahabat viralsbook, apa pasal lukisan ini disalahkan? Sebab lukisan seorang anak yang sedang menangis ini menjadi barang yang satu-satunya selamat tanpa rusak sedikitpun sementara barang yang lainnya hangus tak tersisa. Anehnya, meskipun telah diselidiki bahwa penyebab kebakaran adalah dari panci penggorengan yang hangus terbakar di dapur tetap saja mereka beranggapan bahwa lukisan anak menangis tersebut dikutuk dan menjadi penyebab kebakaran yang terjadi di rumah mereka.


Saat kebakaran, Adik Ron, Peter Hall yang juga merupakan petugas pemadam kebakaran saat itu, menceritakan bahwa peristiwa kebakaran yang pernah ditanganinya selama ini memang kebanyakan menyisakan lukisan anak menangis tersebut. Lukisan tersebut tidak ikut rusak seperti halnya barang-barang lain yang berada di rumah yang terbakar seperti memang ada suatu kekuatan yang melindunginya.

Baca Juga : Hingga Kini Belum Terkuak dan Diketahui Rimbanya, Inilah 5 Kasus Orang Hilang Paling Misterius

Hal ini segera terendus oleh surat kabar harian "The Sun" yang pada saat itu merupakan tabloid yang paling populer di Inggris. Surat Kabar ini langsung mempublikasikan dan menerbitkan berita utama mengenai kutukan lukisan tersebut di halaman surat kabarnya dengan judul "Blazing Curse of The Crying Boy" pada halaman 13 dari edisi 4, yang terbit tanggal 4 September.


Keesokan harinya, surat kabar ini kembali mempublikasikan mengenai lukisan ini. Mereka mengklaim telah menerima begitu banyak laporan dan cerita dari orang-orang yang telah mengalami pengalaman yang sama dan menjadi korban dari kutukan lukisan menangis tersebut.

Sejak kejadian itu, misteri kutukan lukisan ini terus berlanjut. Menurut berita yang dikabarkan The Sun, sebuah rumah di Rotherham, South Yorkshire hangus terbakar, karena memajang lukisan ini. Anehnya, di tengah kerusakan parah dalam kebakaran tersebut, tapi lukisan "The Crying Boy" tetap tergantung rapih tanpa cacat sedikitpun.

Pemberitaan yang dikeluarkan The Sun ini pun kemudian menyebar luas. Pemberitaan pertama mereka dengan kata "kutukan" telah membuat teror di seluruh Inggris. Padahal sebenarnya pihak pemadam kebakaran sama sekali tidak pernah mengklaim peristiwa kebakaran sebagai hasil kutukan. Berdasarkan hasil investigasi, kebanyakan peristiwa kebakaran yang terjadi akibat kelalaian panci penggorengan, membuang rokok sembarangan, dan akibat korsleting listrik. Jadi sama sekali tidak ada kaitannya dengan sebuah kutukan pada lukisan.

Sahabat viralsbook, Namun ternyata masyarakat sudah terlanjur mempercayai mengenai kutukan lukisan The Crying Boy. Beramai-ramai mereka mengumpulkan lukisan-lukisan yang tersisa untuk dibakar secara massal.

Misteri lukisan The Crying Boy jelas membuat para peneliti dan kaum paranormal tertarik untuk mengungkap teka-teki kutukan misterius itu. Dari hasil penelitian, latar belakang lukisan tersebut menceritakan tentang kisah nyata pelukis aslinya semasa hidup dulu yaitu Franchot Seville, seorang pelukis dari Italia di Madrid yang kemudian bertemu seorang anak laki-laki yang sedang hidup menggelandang di kota Madrid pada tahun 1969.


Lukisan “The Crying Boy” ini lalu diproduksi secara massal serta tersebar di seluruh Eropa. Dalam goresan kanvas ini, Seville membuat sebuah potret anak yatim piatu yang berwajah lucu dan imut, namun dengan mata yang sedih dan tengah menangis. Air matanya meleleh di pipi. Menurut beberapa kisah yang beredar, bocah kecil yang menjadi objek lukisan Seville adalah seorang anak yatim piatu yang ditinggal orangtuanya dalam sebuah tragedi kebakaran.

Baca Juga : 5 Peristiwa Misterius yang Mengerikan dan Membuat Manusia Panik serta Menyangka Hari Kiamat Telah Tiba

Anak itu bernama Don Bonillo, dan dia diketahui lari dari rumah setelah melihat orang tuanya meninggal dalam kebakaran. Tidak diketahui pasti apa penyebabnya, meskipun ada rumor beredar kalau anak kecil itu sendirilah penyebabnya yang mungkin dirinya tidak sengaja membuat rumahnya terbakar. Tak ada yang tahu asal api tersebut hingga mereka menjuluki anak tersebut Diablo.

Lukisan ini membuat Seville menjadi kaya raya, namun pada akhirnya studio tempat melukisnya terbakar habis. Dikabarkan pula bahwa anak dalam lukisan itu tewas karena sebuah kecelakaan. Sahabat viralsbook, dalam beberapa versi lain menyebutkan bahwa anak ini dianiaya dan kemudian meninggal. Arwahnya kemudian menghuni lukisan tersebut dan membalas dendam. Menyebabkan kebakaran terjadi di studio seni sang pelukis. Anehnya lalu bagaimana ia bisa menjadi penyebab kebakaran 30-40 rumah yang terjadi di wilayah Inggris?

Sebenarnya selama proses penjualan massalnya, telah ada puluhan ribu lukisan "The Crying Boy" yang tersebar. Lukisan "The Crying Boy" sendiri memiliki banyak versi. Bahkan ada sebuah versi yang memperlihatkan seorang anak perempuan yang menangis. Lukisan-lukisan tersebut kebanyakan mengambil objek anak kecil berusia 6-10 tahun yang sedang menangis. Lukisan-lukisan ini kemudian juga banyak dijual di toko-toko di seluruh Inggris. Ketakutan yang tersebar akibat lukisan ini pun dianggap tidak masuk akal dan hanya sebuah histeria massa yang berlebihan.


Untuk membuktikan bahwa peristiwa kebakaran yang terjadi pada rumah-rumah yang memajang lukisan “The Crying Boy”, pihak pemadam kebakaran mencoba melakukan investigasi. Hasilnya diungkapkan oleh Pemadam Kebakaran di wilayah Yorkshire Selatan bahwa lukisan tersebut dicetak pada sebuah papan kayu berbahan keras yang sulit terbakar api. Selain itu juga ternyata lukisan-lukisan tersebut sebelumnya telah dilapisi zat pernis yaitu zat yang dapat menolak api.

Baca Juga : Ngeri Banget, 5 Lagu ini Dipercaya Bisa Memanggil Hantu, Salah Satunya Pasti Sering Kamu Nyanyikan

Jadi dapat disimpulkan bahwa The Crying Boy hanyalah lukisan biasa dan sama sekali bukan lukisan terkutuk yang dapat menjadi penyebab kebakaran. Tapi faktanya, setelah berulang kali musibah kebakaran yang selalu terjadi, membuat pihak kerajaan Inggris menyuruh rakyatnya untuk membakar setiap lukisan “The Crying Boy” yang berada dirumah mereka masing-masing.


Dilaporkan lebih dari 1000 lukisan terkutuk The Crying Boy sudah dimusnahkan. Entahlah, kebenaran cerita tentang “The Crying Boy” ini memang masih menjadi teka-teki misterius sampai sekarang. (vb_01)
Baca Juga