Rabu, 15 Juli 2020

Ide Museum Museum Ini Sangat Mencengangkan Dan Paling Unik Di Dunia

Sebagian orang masih menganggap museum sebagai tempat yang membosankan, walaupun faktanya dengan adanya museum seseorang bisa mendapatkan pengetahuan dengan melihat benda-benda seni dan bersejarah. Mungkin berdasar stigma ini, maka untuk menghilangkan kebosanan dan rasa jenuh saat mengunjungi museum menjadikan konsep museum-museum ini menjadi berbeda dan paling unik di dunia.




VIRALSBOOK.COM
– Sahabat viralsbook, apakah Anda suka mengunjungi museum? Pasti seru ya? Sangat menyenangkan, dan dapat belajar serta mengenal hal-hal baru yang sebelumnya tidak kita ketahui bukan?

Museum menjadi begitu penting artinya bagi peradaban dunia, selain memiliki fungsi pelindung cagar budaya dan benda warisan leluhur, museum menjadi tempat pembentukan gagasan dan pengembangan beberapa disiplin ilmu bagi publik. Tak hanya itu, dengan adanya museum akan ada jembatan penghubung dan sarana komunikasi yang dapat membangkitkan kesadaran dan pengetahuan bagi masyarakat.

Berkunjung ke museum akan langsung terbayang lokasinya yang mudah diakses, terletak di pusat kota, serta bangunannya yang terlihat megah dan mewah. Namun apa jadinya jika museum yang biasanya berada di lokasi strategis tersebut, ternyata konsep lokasi dan idenya tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Sahabat viralsbook, berikut museum-museum yang memiliki konsep paling unik di dunia.

Museum Bawah Laut, Meksiko

Museum dengan konsep unik yang pertama terletak di Meksiko, bernama Museo Subacuático de Arte (MUSA). Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, nama dari museum tersebut memiliki arti “Museum Seni Bawah Air”. Bukan tanpa alasan mengapa menggunakan nama MUSA. Sebab Museo Subacuático de Arte memang didirikan di bawah laut, tepatnya di Taman Laut Nasional Musa, sebelah timur Meksiko.

Lebih menambah keunikan dari museum ini, pengunjungnya wajib memakai alat selam untuk berkunjung. Ya iyalah, namanya juga museum bawah laut. Sahabat viralsbook, di MUSA terdapat 500 lebih karya patung. Patung-patung yang memiliki ketinggian 2 hingga 4 meter ini merupakan karya dari seniman asal Inggris, bernama Jason deCaires Taylor. Taylor sekaligus pemilik ide untuk mendirikan museum dengan konsep yang tidak lazim ini.

Ada beragam desain dan tema patung yang terdapat di Museo Subacuático de Arte (MUSA) hasil karya Taylor. Diantaranya patung “The Bankers” atau Bankir, yang menampilkan sejumlah orang sedang bersujud dekat koper. Terdapat pula patung-patung “Silent Evolution” atau Evolusi Senyap, yang menampilkan tema sejumlah orang sedang berdiri dalam formasi melingkar.

Patung-patung di MUSA tidak hanya menampilkan sosok manusia, tetapi juga benda mati, seperti patung “Time Bomb” atau Bom Waktu, yang menampilkan sepasang bom lengkap dengan sumbu tali di atasnya.

Karena pajangan museum terletak di bawah laut, maka patung pajangan di MUSA sebagian sudah ditutupi oleh lumut dan ganggang laut. Pengunjung akan melihat sejumlah ikan dan hewan laut lainnya berseliweran di sekitaran patung. Namun pemandangan inilah yang justru makin menambah daya pikat dan keunikan Museo Subacuático de Arte.

Museum Drive thru, Alabama

Drive thru merupakan istilah yang dipakai untuk layanan konsumen, dimana kita bisa berinteraksi dan bertransaksi dari dalam mobil tanpa harus turun lagi. Konsep layanan Drive thru saat ini telah diterapkan oleh beberapa restoran cepat saji pada gerainya. Saat pelanggan mengunjungi restoran yang berkonsep drive thru, ia bisa memesan makanan pada kasir tanpa harus turun dari mobil.

Dengan memesan makanan atau minuman hanya dengan membuka kaca jendela mobil, maka konsep layanan Drive thru ini sangat cocok bagi mereka yang ingin memesan makanan dan minuman tanpa harus bolak balik keluar masuk dari mobil.

Ternyata sahabat viralsbook, konsep Drive thru ini telah diterapkan oleh salah satu Museum di negara bagian Alabama, Amerika Serikat. Museum ini sedikit merubah stigma “membosankan” yang melekat pada museum melalui konsep layanan yang diterapkan. Pengunjung masuk ke area museum dan kemudian melihat-lihat benda seni yang terpajang di sekelilingnya tanpa harus turun dari mobil. Menyenangkan bukan?

Museum dengan konsep unik ini terletak di kota kecil Seale, Alabama, Amerika Serikat dan tergolong sebagai museum yang masih baru, dibangun pada tahun 2014. Gagasannya muncul dari seorang seniman yang merangkap kolektor, Butch Anthony.

Selain menerapkan konsep layanan yang unik, museum ini dibangun dengan menggunakan material yang tak kalah uniknya. Melalui ide brilian Butch Anthony, peti kemas yang tidak terpakai atau kontainer bekas disulap menjadi museum, dengan cara bagian atau sisi kontainer dilubangi dan kemudian ditata sedemikian rupa hingga membentuk jendela-jendela dan diletakkan di sisi kiri dan kanan jalan.

Apa saja isinya? Museum ini menampilkan aneka macam benda aneh seperti batu empedu yang dipajang di dekat puisi, bingkai foto dari tulang, hingga hewan-hewan yang sudah diawetkan. Menariknya sahabat viralsbook, meskipun museum ini hanya terletak di kota kecil, dapat dikunjungi kapan saja, sebab museum terbuka selama 24 jam.

Museum Apung Fluctuart, Paris

Paris dinobatkan sebagai Kota Terindah di Dunia Tahun 2019 silam. Walaupun sahabat viralsbook belum pernah mengunjunginya, namun Kota Paris kita kenal sebagai ibukota Negara Perancis dengan segala keunikan yang ada di dalamnya. Sebut saja, mulai dari Menara Eiffel, Monumen Arc De Triomphe, Museum Louvre, Katedral Notre Dame, dan masih banyak lagi. Tidak mengherankan jika predikat kota terindah melekat di kota Paris yang senantiasa dikunjungi oleh jutaan wisatawan dari berbagai belahan dunia.

Baca Juga : Kocak Banget, 4 Tingkah Konyol Pengendara Hindari Razia Polisi di Jalan Raya

Selain memiliki tempat-tempat wisata yang sudah terkenal ini, Kota Paris ternyata memiliki tempat wisata lain yang tak kalah uniknya. Salah satuya adalah Fluctuart, museum baru yang didirikan pada tahun 2019. Apa yang membuat museum Fluctuart menjadi begitu unik dan berbeda dibandingkan dengan museum-museum lainnya?

Museum Fluctuart dibangun di atas sebuah rakit yang tertambat di tepian Sungai Seine, Paris. Pendiri Fluctuart mengklaim bahwa museum ini merupakan Museum Apung pertama di dunia. Di museum Fluctuart, pengunjungi dapat menikmati berbagai macam karya seni dari seniman-seniman jalanan di negara Perancis. Selain itu, Fluctuart menyediakan tempat untuk bersantai bagi pengunjung sambil dapat menikmati sajian makanan dan minuman yang dipesan dari Kafe Museum Fluctuart.

Bentuk bangunan museum Fluctuart terdiri dari bangunan 3 tingkat. Pada lantai utama, terdapat kafe dan pajangan benda pameran. Di lantai bawah, dapat dijumpai galeri yang khusus menyajikan benda-benda seni terbaru yang diperbarui setiap 4 bulan sekali.

Bangunan ketiga yakni di bagian atas. Di sini pengunjung akan menjumpai beberapa patung yang dibuat sedemikian rupa agar tidak mudah rusak meskipun terkena panas dan hujan. Maklum lantai bagian atas ini berada langsung di bagian atapnya. Pada bagian ini pula, pengunjung bisa sekalian menikmati pemandangan Sungai Seine, Kota Paris dari ketinggian.

Museum Warley, Inggris

Pada umumnya bangunan museum identik dengan ukuran yang besar. Alasannya tidak lain agar bangunan museum dapat digunakan untuk menggelar sekaligus memajang benda-benda pameran sebanyak mungkin. Ukuran yang besar juga menandakan jika museum dapat dikunjungi oleh banyak orang sekaligus dalam satu waktu.

Namun hal ini tidak berlaku untuk museum yang terletak di West Yorkshire, Inggris ini. Pasalnya, alih-alih berupa bangunan yang besar, bangunan museum ini hanya menggunakan kotak telepon bekas dan hanya bisa dimasuki oleh 1 atau 2 pengunjung saja. Benar-benar unik Sahabat viralsbook. Museum dengan ukuran mungil tersebut bernama Warley Museum, terletak tidak jauh dari Maypole Inn, restoran yang terletak di tengah-tengah kota Warley Town, Inggris Raya.

Ide awal Warley Museum bermula ketika sejumlah warga lokal yang tergabung dalam komunitas dan organisasi Warley Community Association (WCA) berunding mengenai apa yang sebaiknya mereka lakukan pada kotak telepon bekas di kotanya. Organisasi WCA sendiri merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang sosial kemasyarakatan.

Dari hasil perundingan, mereka pun berinisiatif untuk mengubah kotak telepon bekas ini menjadi museum. Kathryn Gallagher selaku perwakilan organisasi Warley Community Association (WCA) berharap lembaga Guiness Book of World Records bersedia menobatkan Warley Museum sebagai museum terkecil di dunia.

Lalu benda apa saja kah yang ada di dalamnya? Benda-benda yang dipajang dalam Warley Museum terdiri dari foto-foto tua, gelas dengan ukuran khusus, busana antik, dan lain sebagainya. Selain itu, Museum unik dari kotak telepon ini memajang benda-benda yang masih memiliki sisi sejarah dengan West Yorkshire. Benda-benda pameran yang ada di dalam museum tersebut diganti setiap 3 bulan sekali.

Baca Juga : Kasus Hukum Paling Unik Di Dunia Yang Menggugat Makanan dan Minuman

Menurut Eliana Bailey, petinggi organisasi WCA, Pendirian Warley Museum ini mendapatkan dukungan positif dari warga lokal, termasuk Walikota setempat yang turut menghadiri acara pembukaan Warley Museum pada bulan Oktober 2016 silam. Menurutnya, sensasi pengunjung museum ini sungguh luar biasa. Tanggapan fenomenal bahwa museum ini adalah sesuatu yang hebat. Saat mereka melihat ke dalam, mereka sulit mempercayainya. Sungguh menginspirasi setiap pengunjungnya.

***

Demikianlah 4 museum dengan ide konsep pembangunan museum paling unik di dunia. Menurut sahabat viralsbook, Museum manakah yang paling unik konsep dan lokasinya?

Referensi :
atlasobscura.com, afar.com, telegraph.co.uk and scubadiverlife.com